Seminar Akhir Stase COC dan Komunitas Digelar di Puskesmas Empagae

Mahasiswa Program Studi Profesi Bidan Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap (ITKESMu Sidrap) melaksanakan Seminar Akhir Stase Continuity of Care (COC) dan Stase Komunitas di UPT Puskesmas Empagae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Triwulan II Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi akhir praktik profesi mahasiswa setelah menjalani pelayanan kebidanan berkelanjutan dan kegiatan kesehatan masyarakat di wilayah kerja puskesmas.

Seminar diikuti mahasiswa profesi, pembimbing akademik, pembimbing lahan, tenaga kesehatan, serta jajaran UPT Puskesmas Empagae. Kegiatan dilaksanakan melalui pemaparan kasus kebidanan, hasil asuhan berkelanjutan, dan program intervensi komunitas yang telah dilakukan mahasiswa selama masa stase.

Dalam seminar tersebut, mahasiswa mempresentasikan hasil pendampingan Continuity of Care mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Selain itu, mahasiswa juga memaparkan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan yang dilaksanakan di wilayah binaan.

Koordinator stase menjelaskan bahwa seminar akhir merupakan bagian penting dalam proses pendidikan profesi karena menjadi sarana evaluasi kompetensi mahasiswa secara menyeluruh. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai aspek klinis, tetapi juga mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah kesehatan yang ditemukan di masyarakat.

“Seminar akhir ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempertanggungjawabkan seluruh proses asuhan kebidanan berkelanjutan dan kegiatan komunitas yang telah dilaksanakan selama stase,” ujarnya.

Dalam presentasi kasus, mahasiswa memaparkan sejumlah temuan lapangan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, perilaku hidup bersih dan sehat, serta upaya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan. Berbagai rekomendasi program juga disampaikan sebagai tindak lanjut terhadap permasalahan yang ditemukan selama praktik.

Pembimbing lahan dari UPT Puskesmas Empagae menilai mahasiswa mampu menunjukkan perkembangan kompetensi yang baik selama menjalani stase. Ia mengatakan mahasiswa tidak hanya aktif dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat dan bekerja sama dengan tenaga kesehatan di puskesmas.

“Mahasiswa menunjukkan kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat serta mampu menerapkan teori yang diperoleh di kampus ke dalam praktik pelayanan kesehatan,” katanya.

Selain pemaparan hasil praktik individu, seminar juga menjadi forum diskusi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan tenaga kesehatan. Berbagai masukan diberikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, penyusunan laporan kasus, serta penguatan intervensi kesehatan berbasis komunitas.

Pihak puskesmas menilai kegiatan stase profesi memberikan manfaat bagi masyarakat karena mahasiswa ikut terlibat dalam edukasi kesehatan, pendampingan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak, serta berbagai program promotif dan preventif lainnya. Kehadiran mahasiswa juga membantu memperluas jangkauan kegiatan kesehatan di wilayah kerja puskesmas.

“Kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan perlu terus diperkuat agar menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan siap terjun ke masyarakat,” ujar salah seorang tenaga kesehatan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Secara terpisah, dosen pembimbing menyampaikan bahwa hasil seminar menunjukkan mahasiswa telah mencapai sebagian besar capaian pembelajaran profesi yang ditargetkan. Ia menjelaskan bahwa pendekatan Continuity of Care memungkinkan mahasiswa memahami pelayanan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan.

Menurut dosen pembimbing, pengalaman praktik langsung di masyarakat menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Ia menambahkan bahwa kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi menjadi kompetensi yang terus diperkuat selama pendidikan profesi.

Kegiatan Seminar Akhir Stase COC dan Stase Komunitas ditutup dengan sesi evaluasi dan dokumentasi bersama antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan pihak UPT Puskesmas Empagae. Melalui kegiatan ini, ITKESMu Sidrap berharap sinergi antara perguruan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan dapat terus berlanjut dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan profesi serta pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sidenreng Rappang.