Mahasiswa Program Studi Sarjana Kebidanan Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap (ITKESMu Sidrap) melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) II sekaligus penarikan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. Kegiatan tersebut dihadiri pemerintah desa, Puskesmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dosen pembimbing, tokoh masyarakat, serta warga setempat sebagai bentuk evaluasi akhir sekaligus penutupan program pengabdian mahasiswa.
Kegiatan berlangsung setelah mahasiswa menyelesaikan rangkaian program kerja selama berada di Desa Benteng Gajah. Melalui MMD II, mahasiswa memaparkan hasil pelaksanaan program, capaian kegiatan, serta berbagai rekomendasi yang dapat dilanjutkan oleh pemerintah desa dan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan warga.
Hadir mewakili ITKESMu Sidrap, Bd. Asmah Sukarta, S.ST., M.Kes., M.Keb. selaku pembimbing, serta Bd. Nurbaya, S.ST., M.Kes. sebagai dosen pembimbing lapangan. Dari unsur pemerintah dan mitra hadir Kepala Desa Benteng Gajah Muhammad Ansar, Kepala UPT Puskesmas Hj. Yuyun, S.Kep., Ns., Ketua BPD Yunus, perangkat desa, kader kesehatan, dan masyarakat.
Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan hasil pelaksanaan berbagai program yang berfokus pada peningkatan kesehatan ibu dan anak, edukasi pencegahan stunting, pemberdayaan kader kesehatan, serta promosi perilaku hidup bersih dan sehat. Selain memaparkan hasil kegiatan, mahasiswa juga menyampaikan berbagai tantangan yang ditemui selama pelaksanaan KKNT beserta solusi yang telah dilakukan bersama masyarakat.


Bd. Asmah Sukarta menjelaskan bahwa MMD II merupakan bagian penting dari proses pengabdian mahasiswa karena menjadi forum evaluasi bersama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Menurutnya, hasil kegiatan mahasiswa diharapkan tidak berhenti setelah masa KKNT berakhir, tetapi dapat menjadi dasar pengembangan program kesehatan di desa.
Ia juga menilai keterlibatan aktif masyarakat selama pelaksanaan program menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan. Karena itu, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa perlu terus diperkuat agar berbagai inovasi kesehatan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Bd. Nurbaya menyampaikan bahwa mahasiswa telah menunjukkan kemampuan bekerja sama dengan berbagai unsur di masyarakat selama menjalani KKNT. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi profesional, terutama dalam pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Ia menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan mahasiswa tidak hanya berorientasi pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat agar mampu mengenali dan menyelesaikan permasalahan kesehatan secara mandiri. Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan tujuan pendidikan kebidanan berbasis komunitas.
Kepala Desa Benteng Gajah, Muhammad Ansar, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama melaksanakan KKNT di wilayahnya. Ia menilai berbagai kegiatan edukasi, pendampingan masyarakat, dan kolaborasi bersama kader kesehatan memberikan manfaat bagi warga serta memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Senada dengan itu, Kepala UPT Puskesmas, Hj. Yuyun, S.Kep., Ns., menilai program yang dijalankan mahasiswa mendukung upaya pelayanan kesehatan yang telah dilaksanakan puskesmas. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemerintah desa menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pada upaya promotif dan preventif.
Ketua BPD, Yunus, juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan KKNT yang dinilai mampu membangun kedekatan antara mahasiswa dan masyarakat. Ia berharap hasil kegiatan, rekomendasi, serta berbagai program yang telah dilaksanakan dapat menjadi referensi bagi pemerintah desa dalam menyusun kegiatan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan.
Prosesi penarikan mahasiswa berlangsung setelah seluruh hasil kegiatan dipresentasikan kepada peserta MMD II. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan penyerahan cendera mata, sesi dokumentasi bersama, serta penyampaian ucapan terima kasih dari masyarakat kepada mahasiswa yang telah mengabdikan diri selama masa KKNT.
Melalui kegiatan MMD II sekaligus penarikan KKNT ini, ITKESMu Sidrap menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang terintegrasi dengan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi yang telah terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan terus berlanjut sehingga mampu menghasilkan inovasi dan program kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Benteng Gajah maupun daerah lainnya.

