MAKASSAR — Sabtu, 09 Mei 2026-Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap (ITKesMu Sidrap) mewisuda 444 lulusan jenjang Sarjana Terapan, Sarjana, dan Profesi dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda ke-XXII Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar pada Sabtu, 09 Mei 2026, di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Jemma No. 130, Kota Makassar, mulai pukul 08.00 WITA. Prosesi wisuda yang dihadiri ratusan wisudawan, orang tua, civitas akademika, serta tamu undangan dari berbagai lembaga itu menambah total lulusan ITKesMu Sidrap menjadi 8.030 alumni yang kini tersebar di berbagai fasilitas kesehatan dalam dan luar negeri.
Wisuda tahun ini berlangsung dalam suasana yang lebih meriah dari sebelumnya, karena turut dirangkaikan dengan pemberian penghargaan dari Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND) Koordinasi Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat atas capaian tingkat kelulusan 99,21 persen pada Uji Kompetensi (UKOM) Nasional Profesi Bidan Periode I Tahun 2026. Acara dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi, Dr. Drs. A. Lukman, M.Si., dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., yang keduanya menyampaikan sambutan serta apresiasi atas kemajuan institusi.
Jumlah wisudawan hari ini sebanyak 444 lulusan, sehingga total lulusan sampai saat ini menjadi 8.030 alumni. Dan telah mengabdi di berbagai layanan kesehatan, baik di rumah sakit, puskesmas, klinik, termasuk rumah sakit-rumah sakit internasional, baik yang ada dalam negeri maupun di luar negeri, termasuk alumni kita yang telah bekerja di Arab Saudi dan Jepang.”
— Dr. Muhammad Tahir, SKM., M.Kes., Rektor ITKesMu Sidrap
Rektor ITKesMu Sidrap, Dr. Muhammad Tahir, SKM., M.Kes., dalam laporan pendidikannya menyampaikan bahwa institusi yang berdiri pada 16 Oktober 2009 itu kini telah berusia 16 tahun dan memiliki tiga fakultas dengan 10 program studi yang seluruhnya telah terakreditasi. Tahun lalu, jumlah mahasiswa baru mencapai 1.481 orang, dan ia optimistis bahwa pada Tahun Akademik 2026/2027 angka tersebut akan melampaui 1.500 mahasiswa baru.
ITKesMu Sidrap juga terus memperkuat sumber daya manusianya. Saat ini institusi memiliki 88 dosen, di mana 9 di antaranya telah bergelar doktor dan 21 orang lainnya sedang menempuh pendidikan doktoral — 9 orang di dalam negeri dan 11 orang di luar negeri. Pada pekan sebelum pelaksanaan wisuda, seorang dosen ITKesMu Sidrap dinyatakan lulus program doktoral keperawatan di Universitas Indonesia, menambah kebanggaan civitas akademika jelang hari wisuda.
Target kita ke depan, minimal 60 persen dosen ITKesMu Sidrap berpendidikan doktor. Sementara itu, pembangunan gedung rektorat dan fakultas berlantai 7 saat ini sudah memasuki lantai 3, dan kami targetkan tuntas akhir tahun 2026 ini.”
— Dr. Muhammad Tahir, SKM., M.Kes., Rektor ITKesMu Sidrap
Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Drs. A. Lukman, M.Si., dalam sambutannya memberikan penghargaan tinggi kepada Rektor dan seluruh jajaran pimpinan ITKesMu Sidrap atas kepemimpinan yang dinilainya visioner dan inspiratif. Ia secara khusus menyoroti capaian akreditasi institusi yang meraih predikat “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sebuah pencapaian yang disebutnya masih langka di antara perguruan tinggi sejenis.
Kepala LLDIKTI juga mengungkapkan kabar menggembirakan: dalam waktu dekat, ITKesMu Sidrap akan dipercaya untuk membuka Program Studi Kedokteran Gigi. Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata transformasi kelembagaan yang terus diupayakan institusi, menyusul pembukaan Program Studi Keperawatan Anestesiologi yang juga baru dibuka tahun lalu. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi di daerah kini tidak lagi kalah bersaing dengan kampus-kampus di kota besar.
Hari ini ditandai bahwa adik-adik sudah mendapatkan bekal yang luar biasa dari kampus yang terbaik ini — pengetahuan, keterampilan, dan karakter. Ketiga hal ini sudah menjadi modal bagi adik-adik sekalian untuk melangkah lebih maju lagi, lebih jauh lagi menghadapi kehidupan berikutnya. Jadilah tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, berintegritas, dan memiliki empati yang tinggi.”
— Dr. Drs. A. Lukman, M.Si., Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., menyatakan kebanggaannya terhadap kemajuan ITKesMu Sidrap yang disebutnya “luar biasa” dalam meningkatkan kualitas alumni. Ia mengingatkan para wisudawan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan titik awal untuk terus belajar dan berkontribusi bagi masyarakat. Ia juga mendorong agar ITKesMu Sidrap terus berbenah guna meraih akreditasi unggul di masa mendatang, mengikuti jejak Universitas Muhammadiyah Makassar dan Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai yang telah lebih dulu meraihnya di lingkungan Muhammadiyah Sulawesi Selatan.
Rektor Dr. Muhammad Tahir juga mengingatkan para wisudawan tentang peran orang tua di balik keberhasilan mereka. Ia menekankan bahwa keberhasilan para lulusan hari ini tidak lepas dari pengorbanan dan doa orang tua yang selama bertahun-tahun mendukung perjalanan akademik putra-putrinya. Ia pun berpesan agar seluruh alumni senantiasa menjaga nama baik almamater ITKesMu Sidrap dan nama baik perserikatan Muhammadiyah di mana pun mereka mengabdi.
Di hadapan ratusan wisudawan yang memenuhi ballroom hotel, Dr. Tahir menegaskan bahwa institusi membuka peluang bagi lulusan untuk berkarier tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di mancanegara, sebagaimana telah dibuktikan oleh alumni yang kini bekerja di Arab Saudi dan Jepang. Kampus, tegasnya, hadir untuk memfasilitasi setiap peluang tersebut melalui jaringan kerja sama internasional yang terus diperluas.
Wisuda ke-XXII ITKesMu Sidrap menjadi tonggak penting dalam perjalanan 16 tahun institusi ini membangun pendidikan kesehatan berkualitas di Sulawesi Selatan. Dengan rencana pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi, target akreditasi unggul pada sejumlah program studi, serta penguatan kapasitas dosen hingga 60 persen bergelar doktor, ITKesMu Sidrap menegaskan ambisinya untuk terus bertumbuh dan menjadi perguruan tinggi kesehatan yang handal, berdaya saing global, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.



