SIDRAP, Lantunan ayat suci Al-Qur’an membuka Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTAMA) 2026 di Auditorium Iqra, menandai hari pertama 295 mahasiswa baru Institut Teknologi Kesehatan dan Sains (ITKeS) Muhammadiyah Sidrap mengenal kampus yang akan menempa mereka menjadi tenaga kesehatan. Kegiatan resmi dibuka pada Senin, 31 Agustus 2026, dan berlangsung hingga Kamis, 3 September 2026.
MASTAMA merupakan format Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Berbeda dari orientasi pada umumnya, MASTAMA menempatkan penanaman nilai keislaman sejajar dengan pengenalan akademik sejak hari pertama.

Tahun ini MASTAMA mengangkat tema “Faith, Growth, Impact: Bertumbuh dalam Iman, Berproses dalam Ilmu, dan Berdampak bagi Sesama”. Tema tersebut menjadi bingkai seluruh rangkaian kegiatan, dari pembukaan hingga penutupan, dengan menekankan tiga hal yang saling terkait: iman, proses keilmuan, dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Rektor ITKeS Muhammadiyah Sidrap, Dr. Muhammad Tahir, SKM., M.Kes, membuka kegiatan tersebut di hadapan ratusan mahasiswa baru. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa MASTAMA bukan sekadar seremoni penyambutan, melainkan titik awal pembentukan karakter calon tenaga kesehatan yang berlandaskan iman dan ilmu.
Rektor juga menegaskan bahwa mahasiswa baru diharapkan tidak berhenti pada penguasaan kompetensi teknis semata. Menurut dia, lulusan bidang kesehatan dituntut menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan misi dakwah dan pelayanan yang diemban perguruan tinggi Muhammadiyah.
Pembukaan MASTAMA turut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidenreng Rappang, Dr. H. Muh. Syamsu Tang, yang duduk di jajaran tamu kehormatan bersama unsur pimpinan institut. Kehadiran unsur Persyarikatan menegaskan keterkaitan erat antara kampus dan gerakan Muhammadiyah di daerah.
Hadir pula Ketua Badan Pembina Harian (BPH) ITKeS Muhammadiyah Sidrap, Asnal Bebang, S.Pd., M.Pd. Pihak panitia menyebut kehadiran BPH menjadi bentuk pengawalan lembaga terhadap arah pembinaan mahasiswa baru agar selaras dengan nilai-nilai Persyarikatan.
Sebagai institut kesehatan, ITKeS Muhammadiyah Sidrap kini menaungi 10 program studi dari jenjang diploma hingga sarjana. Di antaranya Sarjana Farmasi, Sarjana Administrasi Kesehatan, Diploma Empat Terapi Gigi, serta Diploma Empat Keperawatan Anestesiologi yang termasuk program studi termuda. Ratusan mahasiswa baru tahun ini tersebar ke sejumlah program studi tersebut.
Rangkaian MASTAMA dirancang berlapis selama empat hari, memadukan pengenalan sistem akademik, budaya kampus, serta pembinaan keislaman. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti setiap sesi sebagai bagian dari proses adaptasi menuju kehidupan perkuliahan.
Melalui MASTAMA 2026, ITKeS Muhammadiyah Sidrap berharap 295 mahasiswa barunya menapaki masa studi dengan tiga bekal sekaligus: iman yang tumbuh, ilmu yang diproses, dan kepedulian yang berdampak bagi sesama. Kegiatan yang berakhir pada Kamis, 3 September 2026, itu sekaligus menandai awal perjalanan akademik mereka sebagai calon tenaga kesehatan.


