Visitasi Asesmen Lapangan Prodi Sarjana Farmasi ITKESMu Sidrap Berjalan Komprehensif dan Mendalam

Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap (ITKES Muhammadiyah Sidrap) melalui Fakultas Farmasi resmi merampungkan rangkaian kegiatan visitasi asesmen lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Agenda inti yang berlangsung secara intensif selama empat hari penuh, terhitung mulai Rabu hingga Sabtu, 9-12 September 2026, ini melibatkan serangkaian evaluasi menyeluruh, mulai dari wawancara bersama tim task force, dialog dengan para stakeholder eksternal, sesi tanya jawab dengan mahasiswa, hingga peninjauan langsung ke berbagai sarana dan prasarana penunjang akademik.

Proses asesmen lapangan yang dilaksanakan secara maraton tersebut dipimpin langsung oleh dua asesor terkemuka dari LAM-PTKes, yakni Dr. apt. Novi Yantih, M.Si dan Dr. apt. Yusransyah, M.Sc. Kehadiran tim asesor disambut antusias oleh Rektor ITKES Muhammadiyah Sidrap, Dr. Muhammad Tahir, SKM.,M.Kes, beserta Dekan Fakultas Farmasi, Fitriana Bunyanis, S.Si.,M.Si, jajaran pimpinan rektorat, serta sivitas akademika yang tergabung dalam tim penyusun borang akreditasi.

Agenda hari pertama dan kedua langsung difokuskan pada pendalaman data borang melalui wawancara mendalam bersama tim task force program studi. Dalam sesi yang berlangsung penuh keakraban namun tetap serius ini, tim asesor menelaah bukti-bukti fisik dokumen penunjang tridarma perguruan tinggi, pengelolaan kurikulum, hingga sistem penjaminan mutu internal. Diskusi interaktif tersebut memperlihatkan kesiapan dokumen dan transparansi data yang disajikan oleh tim pengelola fakultas.

Selain mengevaluasi dokumen administratif bersama pengelola, tim asesor juga menggelar sesi wawancara khusus dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) eksternal. Keterlibatan para pimpinan instansi kesehatan mitra, perwakilan organisasi profesi, serta pengguna lulusan memberikan gambaran nyata mengenai relevansi kompetensi lulusan sarjana farmasi di dunia kerja. Para stakeholder menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata lulusan ITKES Muhammadiyah Sidrap yang dinilai adaptif, kompeten, dan memiliki etos kerja tinggi di sektor pelayanan kesehatan.

Tidak hanya berhenti pada aspek manajerial dan mitra, rangkaian asesmen juga dilanjutkan dengan sesi wawancara terbuka bersama perwakilan mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi. Dalam ruangan diskusi yang representatif, para mahasiswa menceritakan pengalaman belajar mereka, dukungan fasilitas akademik, hingga keaktifan dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan. Suasana dialog dua arah ini mencerminkan iklim akademik yang sehat serta kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan pendidikan yang diberikan oleh institusi.

Selepas sesi wawancara, kegiatan dilanjutkan dengan agenda peninjauan lapangan secara menyeluruh terhadap sarana dan prasarana (sarpras) kampus. Tim asesor bersama jajaran pimpinan meninjau langsung fasilitas ruang konseling yang dilengkapi dengan standar bimbingan interaktif bagi mahasiswa. Di ruangan ini, fasilitas penunjang kesejahteraan mental dan bimbingan akademik diperiksa secara cermat untuk memastikan kenyamanan psikologis peserta didik selama menempuh studi.

Perjalanan peninjauan sarpras kemudian berlanjut ke area Perpustakaan ITKES Muhammadiyah Sidrap yang menyajikan koleksi literatur ilmiah yang lengkap serta sistem layanan sirkulasi berbasis digital. Asesor tampak mengamati fasilitas perangkat komputer pencarian pustaka, ketersediaan referensi farmasi terkini, serta pengelolaan tata ruang baca yang representatif bagi mahasiswa dan dosen. Keberadaan perpustakaan modern ini dinilai sangat mendukung proses pencarian informasi ilmiah secara mandiri.

Salah satu titik krusial dalam kunjungan lapangan tersebut adalah peninjauan Laboratorium Kesehatan Terpadu ITKES Muhammadiyah Sidrap. Didampingi oleh dosen dan laboran, tim asesor memeriksa ketersediaan alat-alat praktikum mutakhir seperti instrumen ekstraksi dan pemisahan senyawa kimia, lemari asam, hingga peralatan gelas penunjang riset farmasi. Dalam tinjauan tersebut, asesor berdiskusi langsung mengenai standar keselamatan kerja laboratorium serta efektivitas pemanfaatan alat dalam kegiatan praktikum farmasetika dan kimia farmasi.

Rangkaian kunjungan fasilitas turut mencakup peninjauan ruang kelas yang dilengkapi dengan perangkat penunjang pembelajaran multimedia yang memadai. Suasana gedung kampus yang hijau dan asri, khususnya di area Laboratorium Kesehatan Terpadu, memberikan kesan positif bagi tim asesor terhadap komitmen institusi dalam merawat infrastruktur pendidikan. Seluruh fasilitas tersebut dipastikan telah memenuhi standar kelayakan operasional pendidikan tinggi kesehatan.

Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan yang berakhir pada Sabtu, 12 September 2026 ini, pihak institusi menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan asesmen. Diharapkan, proses evaluasi komprehensif mulai dari wawancara hingga peninjauan sarpras ini mampu membuahkan hasil akreditasi yang gemilang. Capaian tersebut diyakini akan semakin memperkuat posisi ITKES Muhammadiyah Sidrap sebagai institusi pendidikan kesehatan unggulan di tingkat regional maupun nasional.