Penguatan Kompetensi, Mahasiswa Profesi Bidan ITKeSMU Sidrap Praktik di Puskesmas Rappang

SIDRAP, — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rappang secara resmi menerima mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Profesi Bidan dari Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah (ITKeSMU) Sidrap pada Sabtu, 5 Februari 2025. Penerimaan ini menandai dimulainya praktik stase yang berfokus pada asuhan kebidanan pranikah, prakonsepsi, dan kehamilan di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Puskesmas Rappang ini dihadiri oleh pimpinan puskesmas, dosen pembimbing serta Mahasiswa. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman klinis nyata bagi para mahasiswa dalam memberikan pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif kepada masyarakat.

Kepala UPT Puskesmas Rappang dalam sambutannya menyatakan bahwa pihak pimpinan puskesmas menyambut baik sinergi ini sebagai bentuk dukungan terhadap pencetakan tenaga kesehatan yang berkualitas. Menurutnya, integrasi antara teori akademis dan praktik lapangan di fasilitas kesehatan primer sangat penting untuk mengasah kesiapan mental serta keterampilan mahasiswa.

Pihak puskesmas juga menjelaskan bahwa mahasiswa akan ditempatkan di berbagai unit pelayanan untuk memantau langsung proses asuhan pasien secara mendalam. Mahasiswa diharapkan dapat belajar mengenai prosedur standar operasional, terutama dalam menangani pemeriksaan fisik dan edukasi bagi calon pengantin serta ibu hamil.

Dosen pembimbing dari ITKeSMU Sidrap, Bd. Fitriani, S.ST., M.Kes., menjelaskan bahwa praktik stase ini merupakan bagian integral dari kurikulum profesi yang harus ditempuh mahasiswa. Fitriani menilai bahwa paparan kasus di Puskesmas Rappang akan membantu mahasiswa memahami kompleksitas kebutuhan kesehatan ibu dan anak di tingkat dasar.

Lebih lanjut, Fitriani menekankan bahwa kompetensi yang ingin dicapai bukan sekadar teknis medis, melainkan juga kemampuan komunikasi terapeutik kepada pasien. Ia berharap mahasiswa mampu menunjukkan profesionalisme yang tinggi serta menjaga etika profesi bidan selama berinteraksi dengan staf puskesmas dan warga sekitar.

Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap yang turut hadir memberikan arahan mengenai pentingnya ketelitian dalam pendokumentasian asuhan kebidanan. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa akurasi data dalam laporan kearsipan medis sangat menentukan keberhasilan intervensi kesehatan yang akan diberikan kepada pasien.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa juga diberikan pembekalan mengenai strategi deteksi dini risiko tinggi pada masa prakonsepsi guna mencegah terjadinya komplikasi saat kehamilan. Fokus ini diambil sejalan dengan program pemerintah untuk menekan angka kematian ibu dan bayi melalui pendampingan kesehatan sejak dini.

Berdasarkan data layanan, Puskesmas Rappang merupakan salah satu pusat kesehatan dengan mobilitas pasien yang cukup tinggi di Kabupaten Sidrap. Hal ini dipandang sebagai peluang besar bagi mahasiswa untuk melihat keragaman kasus kebidanan, mulai dari pelayanan rutin hingga penanganan gawat darurat terbatas.

Kegiatan penerimaan diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol dimulainya masa pengabdian mahasiswa di lapangan. Diharapkan, melalui praktik stase ini, mahasiswa ITKeSMU Sidrap dapat lulus menjadi bidan yang handal, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Sulawesi Selatan.